Sambut Ramadhan

11 08 2008

Berbahagialah karena Ramadhan akan tiba. Ya, Sebentar lagi lho….!!

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan yang diberkahi. Puasa di bulan ini akan membukakan pintu-pintu langit, dan menutupi pinta pintu neraka. Demi Allah, di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tak mendapat kebaikan di bulan itu, berarti ia tidak mendapatkan kebaikan lagi.” (HR. Ahmad&Nasa’I, sanad : jayyid)

Ucapkanlah Alhamdulillah, bersyukurlah, bersukacitalah. Karena bulan Ramadhan merupakan tamu agung yang akan datang kepada kita. Sambutlah Ramadhan..

Yukk…

Merujuk kepada pengumuman yang dikeluarkan oleh PP Mumahammadiyah tentang awal ramadhan (1 Ramadhan 1429 H)-detik.com 11/08/2008, 07.00. Banyak kalangan yang menilai hal itu terlalu dini, mendahului keputusan Pemerintah, dsb. Padahal hal itu sangat penting bagi umat Islam, mengingat banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi bulan yang dimuliakan itu. Seharusnya Pemerintah yang harus ditutut untuk cepat-cepat melakukan pengumuman, sebagai warning kepada sebagian besar penghuni republik ini (ummat Islam), supaya bersiapsiaga, ambil ancang-ancang menghadapi bulan yang dimuliakan..

****

Sebagai bahan renungan…

Pernahkah Anda, atau sahabat anda atau bahkan keluarga Anda mengalami kejadian yang bersifat ragu dalam melaksanakan ibadah shoum. Misalnya, ketika Anda sedang makan sahur, tiba-tiba di mushola sebelah rumah Anda terdengar suara adzan, lalu Anda bingung?Lanjut makan sahur atau tidak? 5-10 Menit kemudian, adzan dari masjid kampung sebelah Anda baru terdengar. Timbul penyesalan, kenapa tidak mengikuti Adzan dari masjid kampung sebelah Anda saja? Ragu? Apakah jamnya yang salah? Muadzin (tukang adzan, red) yang salah? Atau sebenarnya Anda yang salah?

Untuk menghidari kejadian diatas, persiapan yang matang sangat diperlukan untuk menghadapi bulan yang Allah muliakan tersebut. Lalu persiapan apa saja? Banyak. Mulai dari Iman (Mental) ,Ilmu, Fisik termasuk Materi (penting juga lho. Biasanya dibulan Ramadhan pingin makan yang enak-enak dan spesial dibanding bulan-bulan lainnya). Dari sederetan persiapan itu, anggap saja apabila bulan Ramadhan kita anggap sebagai perang sungguhan. Anda mau menang, dengan menyempurnakan berbagai aktifitas ibadah di bula mulia itu? Atau Anda mau kalah karena menyesal tidak bisa maksimal beribadah di bulan ramadhan? yang pahalanya dilipatgadakan?

Berikut ini ada beberap persiapan yang mungkin perlu kita persiapkan…

1. Persiapkan dan tingkatkan keimanan kita

Iman merupakan input yang utama untuk menjalankan aktifitas shoum di bulan Ramadhan. Yuk, kita coba simak surat Albaqorh ayat ke-183 yang sepertinya sudah hafal. Dimulai dari sebuah seruan “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, supaya kamu bertaqwa”. Nah, sudah jelas kan…?. Keimanan sangat identik dengan sikap mental kita. Sikap mental kita dalam menghadapi ujian yang berat ini. Outpout yang kita inginkan adalah Taqwa, merupakan gelar yang sangat mulia, karena mulia atau tidaknya seseorang dihadapan Allah dinilai dari tingkat ketaqwaannya.

2. Siapkan dari segi keilmuan

Memahami fiqih shoum sangat mutlak untuk dilakukan untuk melakukan ibadah shoum di bulan Ramadhan. Karena bagaimanapun, untuk mencapai kesempurnaan ibdah shoum, diperlukan penguasaan ilmu yang baik. Shoum merupakan aktifitas ibadah, sama seperti sholat dan Haji. Diperlukan penguasaan ilmu. Sehingga kejadian ragu-ragu yang saya contohkan diatas, tidak terjadi kepada kita.

3. Siapkan fisik Anda

Aktifitas shoum merupakan aktifitas ibadah yang membutuhkan kondisi fisik yang memungkinkan. Bagi kita, menjelang 20 hari lagi sebelum hari-H dimulai, bisa melakukan latihan-latihan shoum. Apalagi bagi kita yang sehari-hari bekerja, kuliah, sekolah yang membutuhkan energy lebih, Bisa kita latihan dengan shoum-shoum sunnah. Misalnya shoum daud (shoum sehari, sehari tidak), shoum Senin-Kamis atau Shoum ayamul bid (shoum dipertengahan bulan hijriyah, setiap tanggal 13,14,15), yang kebetulan menurut perhitungan kalender jatuh pada tanggal 15-17 Agustus 2008. Juga latihan tadarus dengan tilawah sebanyak-banyaknya , sholat tahajjud, dan lain sebagainya..Semakin banyak berlatih, semakin baik tentunya.

4. Siapkan materi juga ya?

Mungkin persiapan mater tidak kalah penting juga. Biasanya di bulan Ramadhan diperlukan makanan yang menggugah selera, apalagi saat makan sahur. Hal yang sangat manusiawi menurut saya. So, persiapan materi pun perlu dilakukan. Persiapan materi juga bukan hanya untuk hal-hal yang berbau makanan. Di bulan ramadhan juga kita bisa melakukan Infak dan Shodaqoh sebanyak-banyaknya (pahalanya banyak lho…), Zakat dan aktifitas sosial lainnya. Dan juga bagi Bapak-Bapak atau Ibu-ibu yang memiliki anak, boleh juga untuk membeli hadiah baju baru kepada anak-ananknya, juga kepada yang belum punya, bisa memberikan hadiah kepada Ibu, Bapak dan keponakan-keponakan atau sepupu-sepupu..

Allahumma bariklana fii Sya’ban, wa balighna Ramadhan“. *
Semoga Allah SWT memberikan kesempatan agar kita dapat menjumpai bulan Ramadhan tahun ini. Afwan minkum, mohon maaf atas segala salah dan khilaf yang terjadi. Kita sambut Ramadahan dengan hati yang bersih, niyat yang ikhlas dan..berbahagialah
J

About these ads

Actions

Information

2 responses

15 07 2009
eren

wuih artikelnya bagus mas. saya copy ya. oh ya kapan-kapan kunjungin blog saya ya…

16 07 2009
hadi

Ok, saya akan berseluncur di blog anda:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: