Semi Resensi : Three Cups of Tea

28 11 2008

greg-mortenson-three-cups-of-tea

“…(di Pakistan dan Afganistan), kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis, pada cangkir pertama engkau masih orang asing; cangkir kedua, engkau teman; dan pada cangkir ketiga, engkau bergabung dengan keluarga kami. Sebuah keluarga yang siap untuk berbuat apapun-bahkan untuk mati.”

Haji Ali, Kepala Desa Korphe, Karakoram-Pakistan


Buku kedua yang saya beli di Indonesian Book Fair JCC adalah Three Cups Of Tea, ditulis Oleh Greg Mortenson dan David Oliver Relin. Buku setebal 630 halaman dan diterbitkan oleh penerbit Hikmah ini sangat inspiratif.

Three Cups of Tea berisi mengenai kisah pemenuhan janji. Sebuah janji yang dilontarkan kepada Haji Ali untuk membangun sebuah sekolah di Desa Korphe sebagai balas budi kebaikan atas Haji Ali dan keprihatinan Greg Mortenson atas suasana penididikan anak-anak di Desa Korphe. Ya, selama satu dekade berikutnya, Greg Mortenson telah membangun tak kurang dari lima puluh satu sekolah—terutama untuk anak-anak perempuan. Kisahnya adalah sebuah petualangan seru dan persahabatan antara seorang Angreji (Seorang Amerika dalam Bahasa  Suku Balti) dengan kaum Islam Sunni dan Syiah Pakistan serta Afganistan, sekaligus kesaksian akan kekuatan semangat kemanusiaan.

Greg Mortenson, seorang perawat, pada tahun 1993 berhasrat untuk menaklukan puncak gunung Himalaya yang dikenal dengan K2. Bukan hanya gagal, Greg Mortenson juga mengalami kelelahan yang amat kronis dan kehilangan 15 kg bobot tubuhnya. Greg Mortenson yang menuju Askole, malah tiba di Korphe, sebuah desa miskin yang sangat terpencil, begitu terpencilnya sampai tidak bisa ditemukan dipeta wilayah Karakoram-Pakistan. Berkat Mouzafer Ali, seorang porter berasal dari suku Balti, Greg  Mortenson diperkenalkan kepada Haji Ali.

Di Desa korphe, Greg Mortenson di jamu oleh Haji Ali dengan penuh kasih sayang dan diberikan perawatan yang terbaik dan diperlakukan bak tamu istimewa. Di Desa Korphe yang amat sangat miskin inilah jalan hidup Greg Mortenson dan jalan hidup anak-anak di Pakistan Utara, berubah. Ketika memikirkan cara membalas budi baik mereka, jantung Mortenson serasa tercerabut dan napasnya tercekat saat melihat bagaimana anak-anak di sana bersekolah: mereka duduk melingkar, berlutut di tanah yang membeku, dalam udara nan dingin, dengan tertib mengerjakan tugas. Greg Mortenson meletakkan tangannya di pundak Haji Ali dan berkata, “Aku akan membangun sebuah sekolah untuk kalian. Aku berjanji.” Inilah kisah mengenai pemenuhan janji tersebut. Ya, selama satu dekade berikutnya, Greg Mortenson telah membangun tak kurang dari lima puluh satu sekolah—terutama untuk anak-anak perempuan—di daerah tempat lahirnya Taliban. Kisahnya adalah sebuah petualangan seru sekaligus kesaksian akan kekuatan semangat kemanusiaan.


Actions

Information

7 responses

29 11 2008
ratna kusuma

ditunggu pinjamannya dan cerita maryamah karpov nya yow…;p

29 11 2008
yuni

Assalamu’alaikum,
Sudah baca Snow-nya Orhan Pamuk, Dik?
Bagus banget.
http://www.yunikristianingsih.blogspot.com.

4 12 2008
ningrum

wah, cerita three cups of tea emang mantap !
hhe😀

oya, salam kenal ya..!
saya ningrum dari bekasi 🙂

5 12 2008
hadi

iya, menggugah rasa kemanusiaan. Apalagi saya Muslim, seharusnya yang berbuat begitu adalah saya dan Umat Islam (sebagai auto kritik kali ya?:) )

6 12 2008
nur

assalamualaikum,,
wah kyknya bukuny bgus tuh..
lbi bgus lg klo bole pimjem hhe…

oy k,
maryamahKarpov sprti apa?
Lampungqu tcinta msh blum ad,
film laspel jg blum ad dlampung hikz…

4 07 2009
rosi atmaja

iya, sy uda bc bukunya.ngga cuma sisi humanitasnya yg bikin terharu, tapi cara penulis menceritakan bumi korphe juga luar biasa rasanya bisa mencium aroma gletser karakoram hehehehehe

23 07 2010
hujantanpapetir

aslkm, salam kenal….
wah, saya juga beli buku three cups of tea di Book fair kemaren.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: